Fadilah, Sepia Nur (2025) ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA PERUSAHAAN DISTRIBUTOR PT AJEKA UTAMA DISTRINDO TEGAL. Diploma thesis, Politeknik Harapan Bersama.
![]() |
Text (Cover)
COVER.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (219kB) |
![]() |
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (336kB) |
![]() |
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (243kB) |
![]() |
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (391kB) |
![]() |
Text (BAB V)
BAB V.pdf Download (129kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (140kB) |
![]() |
Text (Daftar Lampiran)
DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
PT Ajeka Utama Distrindo Tegal merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pemasaran dan pendistribusian mulai dari barang makanan (food) dan barang yang bukan makanan (non-food and electronic). Persediaan barang dagang merupakan faktor penting dalam proses penjualan. Jika perusahaan kekurangan persediaan barang dagang akan mengalami hambatan pada proses penjualan dan jika kelebihan perusahaan akan mengalami pembengkakan biaya penyimpanan barang dagang. Perusahaan harus mengendalikan persediaan barang dagang agar tidak mengalami kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan persediaan barang dagang menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) sebagai pengendalian persediaan barang dagang pada PT Ajeka Utama Distrindo Tegal. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder berupa data realisasi pembelian dan persediaan barang dagang pada 5 item produk. Analisis data pada peneliti ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan total persediaan sebesar 236.840 pcs dengan frekuensi pembelian sebanyak 20 kali, dimana hasil tersebut lebih besar dari pada total persediaan menurut kebijakan perusahaan sebesar 231.242 pcs dengan frekuensi pembelian sebanyak 41 kali. Perhitungan Safety Stock mendapatkan jumlah sebesar 2.280 pcs, Re-order Point sebesar 5.320 pcs, dan Maximum Inventory sebesar 24.373 /bulan. Total biaya persediaan berdasarkan kebijakan perusahaan sebesar Rp 133.289.388, sedangkan menurut EOQ total biaya persediaan hanya sebesar Rp 129.549.280. Maka total biaya persediaan yang dapat dihemat oleh perusahaan sebesar Rp 3.740.198. Kesimpulan yang didapat yaitu analisis persediaan barang dagang menggunakan metode EOQ lebih efisien.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
Divisions: | Akuntansi > Diploma III Akuntansi |
Depositing User: | Sepia Nur Fadilah |
Date Deposited: | 26 Aug 2025 07:31 |
Last Modified: | 26 Aug 2025 07:31 |
URI: | http://eprints.poltektegal.ac.id/id/eprint/5663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |