PENGARUH PERBEDAAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KANDUNGAN FLAVONOID EKSTRAK ETIL ASETAT SIMPLISIA BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVA)

AMINAH, SITI (2023) PENGARUH PERBEDAAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KANDUNGAN FLAVONOID EKSTRAK ETIL ASETAT SIMPLISIA BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVA). Diploma thesis, Politeknik Harapan Bersama.

[img] Text (TA_SITI AMINAH_20080057)
TA_SITI AMINAH_20080057.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Bawang putih (Allium sativa L.) telah lama digunakan sebagai penyedap rasa dan berpotensi untuk mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit. Efek farmakologis bawang putih termasuk antibakteri, antijamur, hipolipidemik, hipoglikemik, antitrombotik, antioksidan dan efek antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid dengan perbedaan suhu pengeringan pada simplisia bawang putih. Mengetahui suhu tertinggi menghasilkan senyawa flavonoid pada simplisia bawang putih. Bawang putih yang digunakan adalah bawang putih yang dibeli dari penjual di Pasar Langon, suhu pengeringan yang digunakan adalah 40°C dan 60°C dengan lama pengeringan 3 hari. Identifikasi flavonoid dilakukan dengan identifikasi metabolit sekunder, uji kromatografi lapis tipis (KLT), dan metode spektrofotometri UV-Vis. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kadar flavonoid tertinggi ada pada bawang putih dengan suhu pengeringan 60° C yaitu 41,5%. Dan bawang putih dengan suhu pengeringan 40° C 39,2%. Kata kunci :Bawang Putih, Flavonoid, Suhu Pengeringan, kromatografi lapis tipis (KLT), Spektrofotometri UV-Vis

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Kesehatan > Diploma III Farmasi
Depositing User: Siti Aminah
Date Deposited: 27 Jul 2023 04:05
Last Modified: 27 Jul 2023 04:05
URI: http://eprints.poltektegal.ac.id/id/eprint/2062

Actions (login required)

View Item View Item